Jumat, 12 Agustus 2011

Kacang Panjang

Sayur kacang adalah salah satu makanan favorite ibu-ibu di Indonesia. Dimakan mentah sebagai lalapan sangat segar dan dimakan setelah ditumis atau rebus juga mantap. Gizinnya banyak karena mengandung vitamin B. Kali ini saya ingin sedikit share mengenai tanaman Kacang Panjang ini. Saya suka bertanam tanaman ini di polibag atau di pekarangan rumah. Saya suka jika tanaman ini dilalap. Nah supaya kacang yang dilalap terasa manis dan krenyesnya uenak, maka saran saya petiklah kacang panjang yang sudah agak-agak tua namun belum kuning. Wah..rasanya sangat juicy..Belum pernah saya menemukan kacang panjang lalapan yang dijual dengan kondisi agak matang tersebut. Rata-rata semua kacang panjang dijual dalam kondisi masih muda. Itulah salah satu alasan kenapa saya bertanam kacang panjang sendiri di polibag.

Kacang Panjang sangat mudah terserang penyakit, Apalagi jika ditanam dengan populasi yang banyak. Walaupun sudah disemprot namun hama masih saja menyerang. Saya mendapat tips dari seorang petani mengenai penangan hama tersebut. Caranya sangat mudah yaitu dengan membuang bunga kacang panjang yang baru mekar di sore hari. Bunga kacang panjang mekar di siag hari namun akan kuncup kembali pada sore hari sekitar mulai jam 5 sore. Tips ini bisa dilakukan jika tanaman hanya sedikit populasinya.Karena jika jmlh populasinya sudah banya maka tidak akan bisa mengejar waktu untuk membuang bunga yang mekar tadi.

Cara membuangnya yaitu dengan memegang pangkal bunga menggunakan jari manis dan jari jempol pada tanga kiri, lalu tangan sebelah kanan menggoyangkan  bunga ke atas dan ke bawah secara perlahan-lahan. Nanti dengan sendirinya bunga akan terlepas namun calon buahnya tetap menempel di tangjkainya. Pertana kali mencoba pasti akan sulit. Karena walaupun sudah mekar,kadang kala bunganya masih kuat menempel di tanngkainya. Kenapa cara ini ampuh???  Karena ulat kumbang menempel di bunga kacang panjang  yang mekar tadi. Dengan membuang bunga yang sudah mekar, maka calon ulat pun ikut terbuang beserta dengan bunga kacang.

Cara tersebut benar-benar ampuh Saya sampai terkagum-kagum dengan pengalaman pak petani tersebut. Sehingga kacang panjang hasil panenannya sangat bagus mulus kulitnya. Dan minim pestisida.Cara ini bisa digunakan untuk bertanam kacang panjang organik.
Selamat bertanam...

Rabu, 27 Juli 2011

Cara membuat cuka pempek

Nyambung dengan cerita saya yg lalu, jd kali ini saya menulis tentang cara membuat cuko pempek. Cuko pempek yang sering kami buat bervariasi sesuai dengan bahan yang tersedia di rumah.Terkadang males ke warung tuk beli gula merah maka kami buat cuko dari kecap manis saja. hihi...tp enak juga. Namun, kalau pempek yang dibuat adalah pempek ikan, maka sudah pasti cukonyo buat yang enak (dng gulo merah),sayang kalau ngirup cuko ecak-ecak..
silahkan menyimak...

Bahan:
1. Gula merah                                                   250 ons
2. Cabe rawit                                                    10 buah
3. Gula pasir                                                      1 sdm
4. Garam                                                            1/2 sdt
5. Bawang putih                                                 2 siung (dihaluskan)
6. Asam Jawa                                                    1 sdm
7. Air                                                                   2 gelas
8. Sasa                                                              1/2 sdt
Cara membuat:
1. Didihkan air,gula merah dan bawang putih halus. Jika ingin cuko kental maka airnya jangan banyak.
2. Setelah gula merah cair (lebih baik diiris tipis-tipis sehingga cepat cair), masukkan garam, sasa,asam jawa yang dicairkan.
3. Setelah mendidih, masukkan cabai.aduk rata lalu angkat. sajikan.

cabai dimasukkan terakhir supaya air rebusan gula tidak meluap saat mendidih.

Ada lagi resep dengan kecap manis. yaitu gula merah diganti dengan kecap manis. namun takaran kecapnya bkn 250 ons melainkan secukupnya sampai cuko teras enak. jadi cara memasukkan kecapnya sedikit demi sedikit. Namun untuk mencoba dengan pakai kecap memerlukan latihan. jadi saya sarankan coba dulu yang asli pakai gula merah. setelah mahir bervariasi maka boleh coba yang menggunakan kecap. 

Kami terbiasa bergantian menggunakannya karena makan pempek sudah seperi ritual di keluarga. sehingga pempeknya pun kadang dibuat yang hanya menggunakan ikan teri, kadang hanya pempek sagu biasa dengan isi tumisan buah kates, dan kadang pempek dengan ikan asli. Jika masak pempek pun lsng banyak karena enak dimakan ramai-ramai. Jika lagi nggak ada uang namun ingin pempek maka yang dibuat pasti pempek sagu tok dng isi kates.