Tampilkan postingan dengan label food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label food. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 September 2013

Makanan Kesukaan Rakyat Indonesia

Musim jengkol di halaman pondok kami. Tadinya Ayah menanam banyak sekali pohon jengkol di halaman. Namun semenjak kemarau panjang menyerang Indonesia beberapa tahun lalu, berimbas ke tanaman jengkol kesayangan Ayah tersebut. Pohon kering dan akhirnya ditebang. Tersisa hanya beberapa batang. Sekarang sudah mulai berbuah lagi. Dulu sempat mandek tak berproduksi. Hasilnya banyak dan bisa dijual. Kadang-kadang dimasak rendang, awet sampai seminggu. Permintaan jengkol biasanya dari kenalan kekuarga saja. Aneh memang orang Indonesia suka makanan makruh satu ini. Selain dimasak rendang, jengkol bisa dibuat lahang. Yaitu menyimpan jengkol tua ke dalam media pasir. Rasanya akan krenyes-krenyes tp aromanya..ampyyyuuuun lebih parah dari lalap jengkol muda. Siapkan saja pewangi toilet yang banyak. Kalau makan jengkol, jangan langsung minum kopi setelahnya. Bisa mengakibatkan tidak bisa pipis dan kandung kemih terasa sakit.


pohon jengkol

alat yang digunakan untuk mengait kumpulan jengkol yang melekat dipohon

ltu penjaga pondok kami. mengambil jengkol agak sulit dikarenakan buah jengkol menempel di ujung dahan dan daun

jengkol dipanen secukupnya, sesuai dengan pesanan. kira2 3 hari lagi jengkol akan dipanen kembali. 

tampak dekat buah jengkol tua. tanda2 jengkol tua terlihat dari besarnya benjolan bulir2 jengkol tersebut. 

setelah dikupas, saya mengambil untuk dimasak. ini jengkol sedang di rebus sampai empuk. setelah empuk, jengkol dipenyetkan dengan menggunakan batu gilingan agar setelah direndang nanti jengkol mudah digigit dan teksturnya empuk

bumbu yang digunakan yaitu bawang merah, bawang putih, cabai merah, laos, jahe, kunyit, sereh dan bumbu rendang bubuk. haluskan.

tambahkan kelapa parut sangrai yang sudah digiling sampai halus berminyak. kuah akan lebih kental jika ditambahkan bumbu ini.

giling semua bumbu sampai halus. lalu tumis sampai harum. kemudian masukkan jengkol tumbuk dan santan kara sekotak. diberi garam dan penyedap. masak sampai air menyusut. lalu angkat dan sajikan./fp

Senin, 09 September 2013

Tumis batang bambu muda

Minggu lalu saya beli rebung di pasar. Hari ini mau di masak oseng2 saja dengan cabai yang banyak. Suami suka tumis pedas. Di dekat kolam kami banyak batang bambu tumbuh, sehingga kalau musim hujan batang yg muda banyak bermunculan. Tapi daripada ngambil sendiri dan kena miang bambu yang gatal tersebut, saya beli saja di pasar Mainan. Harganya 8rb per kilo. Rebung sudah dalam keadaan direbus dan di iris. Rebung merupakan sayur spesial keluarga karena tidak setiap hari bisa ditemui di pasar. Pada saat musim hujan saja rebung sering terlihat. Rebung selalu membuat kangen. Bisa di sayur santan atau hanya di tumis biasa. Saya suka semuanya. 


1
 Bawang merah, bawang putih, tomat dan cabai rawit.

2
 Jangan lupa ikan teri.

3
 Rebung rebus.

4
 Tumis bawang cabai merah dan bawang putih.

5
 Tambahkan ikan teri.

6
 Masukkan cabai dan tomat.

7 Masukkan rebung.

8
 Tambahkan air lalu masak sampai air mendidih.

9
 Tutup supaya cepat matang. 
Tambahkan garam dan penyedap. 
Siap disajikan. 
Lezat dan uennakk..
Gampang kan..

Rabu, 04 September 2013

Foto kuliner dari tamu blog

Sembawa, Hari ini saya dapat kiriman beberapa foto dari rumah saya yang lainnya (rmh ortu maksudnya). Khusus dikirim adek saya untuk diposting di blog. Suatu kesenangan tersendiri memposting tulisan dari foto yang diambil oleh orang lain. It`s fun. Hari ini mami masak empek-empek adaan dari ikan utuh alias bukan beli yang digiling. As you know, resep adaan bisa Anda liat dipostingan saya terdahulu. Ikan laut itu kalau di palembang disebut ikan dencis atau sarden. Empek2 yang dihasilkan dari daging ikan ini akan berwarna hitam krn daging ikan sarden bukan berwarna putih melainkan keabu-abuan. Tapi tetep.... Empek-empek buatan ibu always delicious.


1
 1kg ikan sardin cuci bersih

2
 buang kepalanya

3
 dibelah mulai dari perut sambil membuang isinya. 
Lihat, mami msh dandan cantik, artinya dr pasar lsng memasak. 

4
 buang tulang secara perlahan. karena ikan ini lembut dagingnya shngga sangat mudah proses pembuangan tulangnya agar daging dpt maksimal terambil.

5
 daging siap digiling

6
 daging digiling memakai chopper. dahulu kala, mami menggunakan gilingan manual yang terbuat dari besi. teknologi benar sangat membantu.

7
 adonan siap

8
 bentuk bulat2 sambil menunggu minyak panas

9
 goreng one by one

 
 tunggu hingga warna kecoklatan kemudian dibalik sampai setiap sisi empek-empek terlihat garing merata dan   matang,angkat.

Senin, 09 Januari 2012

Jamur Tiram Goreng

Setiap sore keponakan saya selalu dititipkan di rumah sehingga suasana rumah ramai oleh anak2. Karena itu pula setiap hari saya harus memutar otak untuk menyediakan camilan agar mereka tetap asyik bermain dan tidak melupakan untuk mengisi perut. Camilan yang murah(sesuai dengan kocek saya), enak dan anak2 suka jadi modal untuk menentukan jenis makanan. Setelah saya tanya dengan penjual sayur keliling di lingkungan saya, jamur tiram seberat 250 gram hanya seharga 7ribu rupiah. Dulu saya pernah membeli jamur goreng di kota Bandung, dan cara mengolahnya sangat gampang. Hanya bermodalkan penglihatan mata, saya langsung tahu cara membuatnya. Tinggal kita variasikan saja tepung apa yang akan dipakai untuk menggorengnya. Ada tepung yang sudah jadi misalnya tepung bumbu merk sajiku, atau kita pakai tepung beras putih(supaya kriuk..kriuk..ketika dimakan). Saya memakai pilihan kedua. Mari simak proses pembuatannya..yuk..yak..yuk...
Cara membuat:
1. cuci bersih jamur tiram dan buang sedikit bonggol hitam dan keras yang berada di pangkal batang. 

2. Belah kecil-kecil sesuai selera

3. Siapkan tepung beras putih 250 gram dan masako rasa ayam 1 bungkus serta ditambah garam 1/2 sdt.
 

4. Aduk rata tepung dan bumbu.


5. Masukkan jamur ke dalam tepung dan campur rata sampai jamur benar2 terselimuti bumbu. Supaya tepung melekat pada jamur, pada saat dicampur, jamur agak diremas-remas supaya air bekas cuciannya keluar dan membuat tepung menjadi melekat.


6. Panaskan minyak (agak banyak sampai jamur tenggelam) dengan api sedang, lalu masukkan jamur tepung tadi satu persatu supaya tidak melekat saat di wajan.


7. Setelah kulit jamur terlihat coklat dan garing, angkat dan tiriskan. Lalu masukkan jamur lagi sampai seluruhnya habis digoreng.


8. Jamur siap dihidangkan kepada anak-anak. Dan hasilnya lumayan banyak cukup dimakan 4 orang anak2 dan 1 orang dewasa( maksudnya saya gitu lo..). kriuk...kriuk...nyammy...






 " Hidup akan terasa lebih memiliki makna, jika mampu memberikan manfaat atau pun lebih berguna  untuk orang2 di sekitar kita, jika kita mampu berbagi dalam kesempitan maupun kesusahan"


Dalam kesusahan dan keterbatsan namun kita masih memberikan kesempatan untuk berbagi dengan hati ikhlas dan senyum tulus, itulah makna hidup dalam kehidupan.(ft)





Sabtu, 31 Desember 2011

Tumis Pedas Jantung Pisang

Sembawa 31/12/2011  Sore tadi saya bingung mau masak sayur apa untuk dimakan malam nanti. Karena siang tadi ada adik main ke rumah sehingga sayur yang sedianya disiapkan sampai malam sudah ludes. Saya lihat di kulkas hanya ada jantung pisang kepok. Akhirnya saya putuskan bahan itu saja yang saya masak. Cara memasaknya sangat gampang. Saya akan menumis pedas jantung itu. Cara memasaknya sebagai berikut: 
 
Bersihkan jantung pisang dengan membuang kulit luar yang berwarna merah sampai kulit yang berwarna putih kelihatan. Kemudian belah 4 dan rebus sampai benar2 lembut. Lalu iris2 kecil dan agak tipis.
Siapkan irisan cabe rawit 20 butir, bawang merah 5 siung, bawang putih 3 siung, dan ikan teri secukupnya. Bawang dibuat banyak supaya rasanya sedap. Dan cabe untuk menambahkan rasa pedas.Ikan teri sebagai penambah lezatnya kuah.Jangan lupa irisan tomat. Disini saya hampir lupa memasukkan tomat.



Kemudian tumis teri terlebih dahulu,sampai terlihat garing.

Lalu secara berurutan masukkan bawang merah,bawang putih dan cabe rawit. Masak sampai baunya tercium harum.

Dilanjutkan dengan memasukkan irisan jantung pisang.

Aduk-aduk supaya bahan tercampur dengan baik.

Tambahkan garam dan sedikit penyedap rasa gurih. lebih enak jika memakai masako rasa ayam.

kemudian tambahkan air setengah gelas. Aduk dan biarkan bahan dan bumbu meresap kurang lebih 10 menit.
jreng..jreng...Sayur tumis pedas jantung pisang sudah masak dan siap untuk dihidangkan.    



" Setiap hal yang kita miliki jangan sia2kan keberadaannya, gunakan selayaknya ia digunakan". 
Perlu waktu yang sangat lama saya bisa memahami makna pesan diatas. Makna kalimat tersebut sangat dalam, bukan hanya diterapkan dalam dunia memasak. Saya merasa beruntung mendapatkan kalimat tersebut selama saya masih hidup.Hanya sedikit orang yang mampu meperlakukan manusia selayaknya manusia (ft)